Rangkuman Materi Kuliah ANFAR
1. Cara Identifikasi
Tujuannya untuk membedakan suatu komponen yang satu dengan yang lainnya, sehingga dapat ditentukan akan masuk kedalam golongan yang mana.
Cara identifikasi terbagi menjadi 3, yaitu:
a. Cara Fisika
Dimana cara ini dapat dilihat dari fisik, contohnya mikroskopik (dengan melihat bentuk atau ukuran partikel).
b. Cara Kimia
Dengan menggunakan pereaksi-pereaksi, yang mana nantinya dapat diamati (dilihat) dari warna, bau, gas, dan endapan. Pereaksinya è spesifik dan selektif.
c. Cara Biologi
Cara ini menggunakan enzim (bersifat katalis). Contohnya reaksi antara Amilum + iod è biru
2. Sarat-sarat dan Istilah
Pereaksi Spesifik :
Jika pereaksi tersebut, hanya bereaksi dengan satu senyawa /ion / gugus fungsi.
Pereaksi Selektif :
Jika Pereaksi memberikan reaksi yang sama dengan sejumlah tertentu senyawa.
Terdapat 2 jenis test: general test (uji umum) dan special test (uji spesifik)
Kepekaan suatu pereaksi dinyatakan dalam 2 yaitu:
a. Kepekaan absolut
Jumlah bobot terkecil yang masih dapat dideteksi dengan pereaksi yang digunakan.
b. Kepekaan relative.
3. Sampling dan tujuannya
Tujuannya adlah untuk menetapkan mutu dari suatu bahan dan agar hasil-hasil analisa yang dilakukan mempunyai keabsahan validitas tersendiri.
Sampling : Proses penarikan contoh dari suatu kuantitas besar bahan, suatu porsi kecil yang benar-benar mewakili komposisi seluruh bahan itu.
4. Metode sampling dan factor-faktor yang mempengaruhi
1. Metode dimana semua bahan diselidiki
2. Penarikan contoh sembarangan atas dasar tujuan khusus
3. Metode dimana porsi bahan dipilih berdasarkan probabilitas statistic
· Random sampling dan non random sampling
5. Tahapan kimia analisa
· Pemeriksaan organoleptis
Mengandalkan kekuatan indra (warna, baud an rasa). Cth: rasa asam è asam sitrat
· Penentuan sifat fisika
Kelarutan, titik lebur, titik didih, indeks bias, kekentalan, bobot jenis dan rotasi jenis.
· Penentuan unsur-unsur
Unsur-Unsur yang biasa ditentukan dalam persenyawaan C, N, S, P dan Halogen. Cth: penentuan masa C (karbon) è dilakukan pemanasan jika hasilnya coklat lalu hitam maka (+).
- Analisis N, S, P dan Halogen dengan Cara Castellana
- Pemeriksaan logam-logam (dilakukan dengan pemanasan), dimana nantinya kemungkinan akan didapatkan 3 hasil yaitu: 1) dilihat dari warna sebelum & sesudah didinginkan, 2) ada atau tidaknya sisa pemijaran
· Analisis gugus fungsi
- Ikatan rangkap (Cth: dengan air brom)
- Alcohol (primer, skunder & tersier)
- Fenol (dengan FeCl3)
- Aldehid
- Keton
- Karboksil
- Amin
- Sulfan
- Inti benzene
6. cara pemeriksaan unsur ,
lambang unsur d ambil dari singkatan nama unsur misalnya hidrogen (H) lambang unsur yg diambil dr huruf kapital dan lambang lebih dgn satu huruf, huruf pertama lambang ditulis dgn huruf kapital, suatu unsur2 yg memiliki nama huruf pertamax sama maka huruf pertama lambang unsur ditulis dgn huruf kapital dan d tmbah huruf kedua yg di ambil dr huruf selanjutx sehingga tdk sama dgn unsur lainnx
cntoh Radium (Ra)
Radon (Rn)...
cara pemeriksaan gugus fungsi dgn cara melihat
- Ikatan rangkap (Cth: dengan air brom)
- Alcohol (primer, skunder & tersier)
- Fenol (dengan FeCl3)
- Aldehid
- Keton
- Karboksil
- Amin
- Sulfan
- Inti benzene
Tambahan:
a. preaksi spesifik adalah jika pereaksi tersebut hanya bereaksi dengan 1 senyawa/ ion/ gugus fungsi,..
b. pereaksi selektif adalah jika pereaksi memberikan reaksi yang sama dengan sejumlah tertentu senyawa.,,
c. uji umum adalah suatu pengujian dimana bertujuan untuk mengetahui apakah ada atau tidaknya senyawa tersebut dalam suatu sampel,.,
d. uji spesifik adalah pengujian lanjutan dari uji umum yang bertujuan untuk mengetahui senyawa tersebut termasuk golongan apa atau senyawa apakah itu,.,
e. kepekaan absolut adalah jumlah bobot terkecil yang masih dapat di deteksi pereaksi yang digunakan (memiliki jumlah pasti).,,.
f. kepekaan relatif adalah batas atau kisaran yang bisa memiliki nilai yang tidak mutlak atau tidak tunggal.
Komentar
Posting Komentar