Mari Aktifkan DNA positif Kita

AKTIFKAN GEN-GEN BERMANFAAT MELALUI
PEMIKIRAN GENETIK
Oleh
KAZUO MURAKAMI P.h.D
Pemenang Max Planck Research Award (1990) & Japan Academy Prize (1996)
Ahli genetika terkemuka di dunia (ndak tau kalau di akherat)

Di Jepang terdapat sebuah pribahasa yang mengatakan bahwa  “penyakit datang dari pikiran”. Dengan kata lain cara berpikir kita dapat menyebabkan kita sakit, atau sebaliknya membantu kita memulihkan diri. Saya percaya bahwa disinilah gen ikut bercampur tangan.
Apa yang kita pikirkan mempengaruhi cara kerja gen kita, dan hal ini dapat membawa penyakit maupun kesehatan. Beberapa ilmuan bahkan percaya bahwa gen kita dan cara mereka berfungsi menentukan apakah kita menjalani kehidupan yang bahagia. Hal ini tidak berarti bahwa kebahagiaan manusia ditentukan secara genetic saat lahir. Gen yang mengatur kebahagiaan pastilah tersimpan di dalam setiap orang. Gen-gen tersebut hanya menunggu untuk dinyalakan. Yang harus kita lakukan adalah mengaktifkan mereka dan mengatur kerja mereka agar bermanfaat bagi hidup kita.
Sejauh yang kita ketahui, hanya sekitar 5 hingga 10 persen dari gen kita yang sebenarnya bekerja; apa yang dilakukan oleh sisanya masih belum diketahui. Dengan kata lain, sepertinya mayoritas gen kita tidak aktif. Fakta bahwa keadaan psikologis kita dapat mengubah cara kerja gen mungkin disebabkan banyaknya gen yang dorman. Sebagian gen yang belum kita pahami itu mungkin bereaksi kuat terhadap kondisi mental kita.
Lalu bagaimanakah cara membuat gen kita bekerja sehingga menyebabkan kita bahagia ? jawabannya adalah dengan menjalani setiap hari  semaksimal mungkin dengan sikap yang positif. Hipotesis saya adalah pendekatan penuh antusiasme terhadap hidup akan membawa kesuksesan dan mengaktifkan gen-gen yang membuat kita mengalami kebahagiaan. Hidup akan berjalan dengan lancar jika kita mempertahankan sikap positif yang penuh antusiasme dan vitalitas. Saya menyebut hal ini “hidup dengan gen yang menyala” atau “pemikiran genetic”. Keadaan mental seperti ini mengaktifkan gen-gen baik dan menonaktifkan gen-gen buruk. Bagaimana cara kerja tepatnya belum dapat dipahami sepenuhnya, namun konsep popular “berpikir positif” mungkin berkaitan dengan prinsip ini. Banyak orang yang telah mengubah perjalanan sejarah menunjukkan sikap yang positif.
Saya juga banyak melihat ilmuan Jepang yang kurang produktif di Jepang tiba-tiba berkembang dan mencapai berbagai hal yang mengagumkan setelah pindah ke Amerika. Dalam hal ini, perubahan lingkungan sepertinya telah mengaktifkan gen-gen baik mereka. Sama seperti mereka saya juga mendapatkan kepercayaan diri dan mengembangkan dasar-dasar saya sebagai seorang ilmuan ketika saya pindah ke Amerika serikat pada tahun-tahun pertama karir saya di Biokimia. Disana saya berubah, dari seorang biasa-biasa saja yang tak dikenal menjadi ilmuan sukses. Tentu saja dengan berpindah ke negara yang baru tidak benar-benar mengubah gen seseorang, dan sebagian orang akan bersikeras bahwa perubahan itu hanya disebabkan oleh lingkungan yang baru. Namun, lingkungan baru dapat memicu tombol yang menyalakan gen-gen yang dorman….,(dst)
Saat ini banyak orang yang memiliki pendekatan yang negative terhadap hidup. Dilihat dari sisi gen mereka, hal ini sungguh merusak. “Saya tidak boleh terlalu banyak makan”, “saya tidak boleh banyak mengkonsumsi minuman keras”, “saya harus berhenti merokok”, “saya harus mengurangi konsumsi garam saya”, “saya harus mengurangi berat badan” dan “saya harus makan lebih baik” adalah contoh-contoh pikiran yang tidak mempan untuk mengaktifkan gen-gen bermanfaat. Dengan kata lain walaupun pernyataan-pernyataan diatas akurat secara statistic, namun dengan mempercayai bahwa semua itu berlaku pada diri kita secara pribadi, dapat menyebabkan stress yang tidak perlu, yang kemudian berdampak negative bagi gen kita. Contohnya tidak ada bukti yang pasti bahwa rasio lemak dengan berat badan yang melebihi 25% buruk bagi semua orang. Walaupun merokok dituding sebagai penyebab kanker paru-paru, ada presentase yang cukup besar dari perokok berat tidak mengidap penyakit tersebut.(*)
(cape ma’ mengetik.., bersambung saja deh..,)

Sumber: The Divine Message of DNA “Tuhan Dalam Gen Kita” (hal :29-33)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Uji & Metode Penghilangan Pyrogen

TUGAS PENDAHULUAN KLTP

Pemeriksaan Urine